Operasi plastik memang kerap kali diperbincangkan di publik. Ada yang mendukung dan ada pula yang mengharamkannya dengan alasan mereka yang melakukan operasi plastik tidak mensyukuri karunia-Nya. Operasi ini dulunya sering dilakukan oleh sederetan artis di Indonesia dan manca negara, dengan alasan kurang percaya diri dengan penampilannya, maka mereka ingin menyulap penampilannya.
![]() |
| Gambar : brighterlife.co.id |
8 Bahaya Operasi Plastik Bagi Tubuh Dan Kesehatan
Namun di era yang meju ini, operasi plastik dapat anda temukan di kota-kota besar dan dengan tarif yang tidak terlalu mahal. Tetapi, apakah anda pernah berfikir apa dampak dan bahaya dari operasi plastik tersebut?
Dikutip dari buku A Little Work : Behind The Doors Of A Park Avenue Plastic Surgeon yang ditulis oleh seorang dokter spesialis bedah plastik kenamaan dari Amerika Serikat, yaitu Dr. Z.Paul Lorenc, MD bahaya operasi plastik antara lain:
1. Sakit atau Nyeri
Semua operasi pasti rasanya sakit, termasuk juga operasi plastik. Beberapa bedah plastik yang diyakini mampu menimbulkan rasa sakit yang luar biasa antara lain:
a. Abdominoplasty atau tummy tuck merupakan jenis operasi yang bertujuan untuk mengencangkan perut.
b. Breast augmentation merupakan jenis operasi plastik yang bertujuan untuk pembesaran payudara, bahan yang digunakan untuk penambah ukuran payudara baik yang terbuat dari silikon atau saline harus diletakkan dibawah otot otot dada. Hal ini mengharuskan terjadinya pemotongan otot dada terlebih dahulu untuk menyambung dengan bahan - bahan tersebut.
c. Full face laser merupakan jenis operasi yang menggunakan sinar laser yang sangat kuat untuk menghapus kerutan serta bekas luka. Kekuatan yang dihasilkan sama dengan luka bakar serius atau luka bakar derajat due ( second degree burn) pada kulit.
d. Thigh Lift merupakan jenis operasi plastik mengencangkan paha, body lift merupakan operasi mengencangkan seluruh tubuh karena pada operasi - operasi tersebut dokter harus mengiris kulit tubuh dengan jumlah yang besar dan luas.
Baca juga : Ini Dia 6 Artis Indonesia Yang Operasi Plastik
2. Bekas Jahitan atau Bekas Luka
Semua jenis operasi termasuk juga operasi plastik menggunakan tekhnik pembedahan dan yang pasti akan dijahit kembali. Hal tersebut akan meninggalkan bekas luka. Dokter akan berupaya untuk menyembunyikan bekas luka agar tidak kelihatan, tetapi hal tersebut masih tetap meninggalkan bekas luka.
3. Selulit Tidak Akan Hilang dengan Liposuction (sedot lemak)
Operasi sedot lemak atau yang lebih dikenal dengan liposuction mampu membuat tubuh menjadi lebih ramping. Tapi sebenarnya operasi plastik tidak menghilangkan selulit tapi justru memperburuk selulit itu sendiri jika jumlah yang di ambil terlalu banyak yang membuat kulit menjadi semakin berkerut.
Menurut Asosiasi Dokter Bedah Plastik Di Amerika Serikat (American Society of Plastic Surgeons ) membatasi maksimal umlah lemak yang diperbolehkan untuk dikeluarkan yaitu 6 pon tiap kali operasi, jika jumlah yang di ambil melebihi batas maksimal bisa menimbulkan akibat yang fatal bahkan bahaya operasi plastik yang ditimbulkan sampai menyebabkan kematian.
4. Liposuction Dapat Menimbulkan Kematian
Liposuction atau sedot lemak mempunyai resiko yang sangat berbahaya, yaitu kematian. Hal itu terjadi jika dokter menyedot terlalu banyak lemak, saat sedot lemak bukan hanya lemak yang keluar tetapi darah juga ikut keluar. Jika dokter terlalu banyak mengeluarkan lemak otomatis darah yang keluar juga banyak. Hal itu menyebabkan cairan dalam tubuh banyak yang hilang.
Banyaknya cairan tubuh yang keluar akan menyebabkan pasien dehidrasi bahkan sampai syock. Hal tersebut akan mengakibatkan gagal jantung hingga sampai timbul kematian. Sebelum melakukan sedot lemak, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk mencegah bahaya operasi plastik yang tidak diinginkan.
5. Dampak buruk operasi plastik terhadap kesehatan
Biasanya, operasi plastik tidak menimbulkan resiko kesehatan yang besar. Keluhan yang sering terjadi sejauh ini adalah sakit kepala, mual, muntah, dan nyeri berkepanjangan, yang dialami oleh beberapa orang setelah prosedur pembedahan. Namun, sebagian besar masalah ini dapat dilalui dari waktu ke waktu. Peradangan di sekitar area di mana prosedur dilakukan adalah masalah lain yang terkait dengan operasi plastik.
6. Dampak psikologis
Pasien yang memilih untuk operasi plastik terutama bedah kosmetik, harus sangat menyadari bahwa hasil yang mereka peroleh mungkin berbeda dari apa yang mereka harapkan sebelum mereka dioperasi. Kadang-kadang prosedur ini dapat meninggalkan bekas luka yang mungkin tidak dapat hilang. Hal ini dapat memiliki efek psikologis terhadap pasien dan akhirnya menjadi depresi.
7. Resiko terkait dengan proses bedah
Operasi plastik melibatkan beberapa resiko bedah seperti infeksi dan reaksi alergi, yang umumnya terkait dengan jenis operasi. Selain itu, reaksi obat, perdarahan yang berlebihan, penolakan implan, pembekuan darah, nekrosis kulit, pigmentasi, jaringan parut dan kerusakan saraf pada daerah tertentu, adalah beberapa efek samping lain dari operasi plastik.
8. Biaya operasi plastik
Operasi plastik merupakan prosedur yang sangat mahal dan melibatkan pencangkokan kulit. Hal ini dapat menelan biaya operasi plastik yang besar. Sementara itu, banyak orang hanya menilai biaya operasi ini saja dan cenderung tidak memperhitungkan biaya tak terduga yang dapat timbul akibat komplikasi pasca operasi. Selain daripada itu juga lupa untuk mempertimbangkan biaya obat pasca operasi yang tidak dapat dihindari.
Peringatan!!!
Jenis Operasi Plastik Yang Sangat Tidak di Anjurkan
Ada beberapa jenis operasi yang sebaiknya dihindari atau tidak dilakukan, operasi tersebut diantaranya:
a. Butt implant atau operasi penambah ukuran bokong. Untuk mempunyai bokong yang seksi dengan butt implan bahan pembesar bokong seperti silikon atau salin harus di susupkan pada otot-otot bokong, selain menghasilkan bentuk yang tidak alami, resiko yang ditimbu lkan juga sangat tinggi. Hal tersebut karena bokong merupakan area yang setiap saat diduduki, sehingga akan sangat beresiko silikon atau saline tersebut pecah. Selain pecah silikon atau salin juga dapat bergeser karena di duduki.
b. Lip Implan atau operasi menebalkan bibir, dengan bahan menggunakan bahan silikon atau gore-tex. Hasil yang didapatkan adalah bentuk bibir yang tebal dan terlihat tidak natural. Bila kamu tidak puas dengan hasilnya, kedua bahan ini sangat sulit untuk di angkat kembali.
c. Buccal fat pads removal atau pengangkatan kantung lemak pada pipi. Operasi ini bertujuan untuk memberikan kesan tulang pipi yang tinggi atau tajam dan muka yang tirus. Seiring bertambahnya usia, lama kelamaan wajah akan semakin kempot dan sampai sekarang masih belum ditemukan cara untuk mengembalikan lemak ke pipi lagi.
Sungguh mengerikan bila kita bayangkan bahaya dari operasi plastik tersebut. Mari kita syukuri apa yang telah dikaruniakan kepada kita semua. Dengan bersyukur maka akan menambah rasa keimanan kita kepada sang pencipta.
Sumber : www.wedaran.com
miynorie.blogspot.co.id
Sumber : www.wedaran.com
miynorie.blogspot.co.id

0 Response to "8 Bahaya Operasi Plastik Bagi Tubuh Dan Kesehatan"