Latest Post

Para Ahli Tak Lagi Menyarankan Minum 8 Gelas Air Per Hari

Anaklanang - Air diperlukan oleh tubuh kita untuk membawa nutrisi ke seluruh sel tubuh. Air juga bermanfaat untuk mengenyahkan bakteri dari dalam tubuh kita. Selain itu, cairan yang kita minum juga mencegah dehidrasi dan mengganti cairan yang keluar dari dalam tubuh seperti keringat dan urin.
Para Ahli Tak Lagi Marankan Minum 8 Gelas Air Per Hari
Gambar : britgar.id

Para Ahli Tak Lagi Marankan Minum 8 Gelas Air Per Hari

Namun, tahukah bahwa pemahaman kita untuk minum minimal delapan gelas per hari itu sebenarnya berlebihan?

Harvard Health Letter baru-baru ini menerbitkan sebuah rekomendasi baru untuk menggantikan peraturan lama yang menyebutkan kita harus meminum delapan gelas cairan per hari.

Para ilmuwan Harvard menyebutkan aturan minum delapan gelas per hari yang selama ini banyak diyakini orang tidak berdasarkan sains, namun hanya tebakan berapa kira-kira jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi.

Peneliti dari universitas ternama di Amerika Serikat itu merekomendasikan minum 900 ml sampai 1.500 ml per hari. Jumlah itu setara dengan sekitar 4 sampai 6 gelas per hari.

Selain itu, tim ahli tersebut juga menyebutkan bahwa tidak hanya air yang bisa kita minum, namun juga cairan secara umum yang bisa membantu hidrasi tubuh. Bahkan buah-buah dan sayuran seperti semangka, selada, bayam, dan sup juga memberikan cairan yang bisa bersama-sama air mempertahankan kesehatan tubuh.

Wanita yang sedang hamil atau menyusui dan mereka yang sedang melakukan banyak olah tubuh tentu memerlukan lebih dari enam gelas air.

Baru-baru ini sebuah panel yang terdiri dari para ahli dari seluruh dunia bersama-sama menulis sebuah studi yang diterbitkan dalam Clinical Journal of Sports Medicine yang menyebutkan bahwa minum yang berlebihan dapat membahayakan tubuh.

Atlet bisa mengalami hyponatremia jika kebanyakan minum air. Saat hal itu terjadi, ginjal dibanjiri terlalu banyak cairan sehingga tida bisa memproses cairan itu dengan efisien. Akibatnya tubuh kekurangan kadar konsentrasi sodium (garam) dalam darah. Ketika level sodium turun di bawah 130 mmol per liter, tubuh dapat mengalami gangguan kesaaran seperti mabuk.

Perasaan mual, muntah, serta pusing juga dapat timbul dalam kasus ringan. Otak akan membengkak seiring dengan makin menurunnya kadar sodium sebagai akibat dari kelebihan cairan dalam tubuh.

"Menggunakan mekanisme haus yang dialami tubuh bisa menjadi panduan dalam mengonsumsi cairan. Ini juga bisa menjadi strategi untuk membatasi kelebihan air yang bisa mengarah pada hyponatremia. Rasa haus bisa pula mencegah dehidrasi yang berlebihan," papar panduan yang diterbitkan dalam Clinical Journal of Sport Medicine, seperti dikutip HuffingtonPost.

Kekurangan atau kelebihan cairan juga bisa dihindari jika kita memperhatikan tubuh dan mengenali tanda-tanda kehausan. Bagaimana kita mengenali rasa haus?

Scientific American menyebutkan insting untuk minum air telah membuat kita terus hidup. Orang dewasa tidak bisa bertahan lebih dari sepekan tanpa air. Sementara itu anak-anak bisa meninggal dalam beberapa jam tanpa minum jika berada di dalam sebuah mobil yang panas.

Haus diatur oleh sebuah jejaring pesan antara otak dan berbagai bagian tubuh. Umpan balik negatif dari organ dan bagian tubuh lainnya memicu mekanisme haus yang ada di dalam otak. Kemudian pesan itu dikirimkan oleh otak ke tangan kita, misalnya, dengan menuangkan segelas air dingin. Saat umur bertambah tua, rangkaian pesan itu bisa melemah sehingga lansia berisiko mengalami dehidrasi yang kemudian bisa memicu penyakit-penyakit lainnya. 

0 Response to "Para Ahli Tak Lagi Menyarankan Minum 8 Gelas Air Per Hari"